Vihara Panca Dharma Bukit Kelam

Menjadi pulau terbesar yang ada di Indonesia, Kalimantan memang memiliki banyak cerita dan daya tarik di dalamnya. Ada keindahan alam yang eksotis serta ada banyak hal unik yang bisa kita eksplor. Tidak hanya kaya dengan sumber daya alam seperti misalnya batu bara saja tetapi juga kaya akan objek wisata alam. Salah satunya adalah di Bukit Kelam atau dunia mengenalnya dengan nama Black Rock. Ada Vihara panca dharma bukit kelam yang juga menjadi objek wisata disana.

Sebelum mengenal vihara panca dharma bukit kelam, kita simak terlebih dahulu bagaimana bukit kelam sendiri menyimpan banyak cerita. Ada di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat. Bukit Kelam memiliki tinggi sektiar 900 mdpl dengan kemiringan yang ada sekitar 15 hingga 40 derajat. Perjalanan menuju bukti kelam juga begitu menyenangkan. Ada banyak gambaran kondisi alam yang masih begitu terjaga. Asri dan damai bisa kita rasakan. Banyak cerita yang muncul dan menjelaskan bagaimana adanya batu raksasa ini. Terkenal dengan cerita dari legenda Bujang Beji serta Tumenggung Marubai.

Bukit Kelam Merupakan Meteor yang Jatuh ke Bumi

Tidak hanya mengenai legenda namun ada yang menyebut bahwa batu raksasa ini adalah meteor yang jatuh ke bumi. Hal ini sempat menyita perhatian dari para peneliti dunia yang melakukan penelitian. Misalnya saja seperti peneliti dari Perancis dan Jerman. Mereka menunjukkan hasil penelitian dari bukit kelam yang memang diketahui sebagai meteor dan jatuh pada masa silam. Temuan ini juga didukung dengan adanya unsur batu pembentuk bukit kelam sama dengan unsur bebatuan dari meteor.

Dugaan – dugaan ini juga ternyata diperkuat dengan banyaknya batu yang sama dan ditemukan di sekitar bukit kelam dan diduga merupakan pecahan dari meteor. Ada banyak kegiatan yang bisa dilakukan misalnya saja seperti mencoba tracking dan juga naik ke puncak bukit kelam. Butuh waktu sektar 6 jam untuk pemula. Namun bagi warga setempat atau petugas dari taman wisata bukti kelam, butuh waktu hanya dua jam bisa mencapai puncak.

Pengunjung tak perlu khawatir, petugas sudah memberi tangga dengan jalur untuk mendaki. Perjalanan menuju puncak bisa lebih terbantu. Namun bagi mereka yang memiliki hobi panjat tebing, bisa mencobanya pada tebing yang berdiri tegak dan hampir berukuran 90 derajat di sebelah selatan bukit. Selama pendakian kamu bisa melihat kondisi pemandangan hutan yang masih asri. Meskipun bukti ini memang berbentuk bongkahan batu tetapi pepohonannya bisa tumbuh di sepanjang lereng bukit. Ada beberapa yang menemukan pohon hampir punah disana.

Suhu udara di Bukit Kelam ini masih tergolong nyaman disekitaran 20 derajat celsius. Jika sudah tiba di puncak kita bisa melihat banyak gua alam yang terkesan eksotis. Gua ini menjadi sarang burung wallet. Ada banyak keunikan yang mencuri perhatian wisatawan untuk berdatangan. Baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Tak heran apabila Bukit Kelam ternyata masuk dalam 14 batu Monolith terbesar di dunia. Bersanding dengan stone mountain di Atlanta dan negara lainnya juga.

Menuju bukit kelam ini cukup mudah. Anda bisa menempuh jalur udara dan penerbangan memiliki waktu sekitar 45 menit dari Kota Pontianak ke Kabupaten Sintang. Jika ingin lebih menikmati suasana alam dari Kalimantan Barat, kamu bisa menggunakan jalur darat namun ditempuh dengan waktu sekitar 6-8 jam. Sesaat tiba di Kabupaten Sintang, kamu bisa melanjutkan perjalanan ke Bukit Kelam dengan menggunakan motor atau mobil yang jaraknya hanya 18 km.

Vihara Panca Dharma Bukit Kelam, Kalimantan Barat

Vihara ini berada di jalan Gajah Mada, Gang Ketapang nomor 123. Menjadi vihara yang juga terkenal di wilayah setempat. Mereka menjaganya serta merawat tempat peribadatan ini. Vihara panca dharma bukit kelam menjadi bagian dari adanya keunikan serta keberagaman apa saja yang menjadi bagian dari bukit kelam. Berada di Kabupaten Sintang, vihara panca dharma Bukit Kelam ini memang tidaklah sulit untuk dicapai.

Biasanya di bulan februari akan digelar perhelatan budaya yakni Cap Go meh di Kalimantan Barat, namun diselenggarakan di lain wilayah yakni Kabupaten Singkawang. Upacara Cap Go meh diselenggarakan untuk memperingati hari ke 15 serta hari terakhir dari tahun baru imlek. Jika ingin menyaksikan langsung bagaimana upacara ini, jangan lupa untuk menjadwalkan datang ke wilayah setempat dan telusuri berbagai vihara termasuk pada vihara panca dharma bukit kelam.

Cukup ramai pengunjung di Vihara Panca Dharma Bukit Kelam. Terutama karena kondisi alam di sekitarnya yang masih sejuk dan asri. Tidak ada yang bisa memungkiri bahwa kondisi alam disini memang begitu sejuk – cocok untuk mereka yang ingin menghilangkan kepenatan dari hiruk pikuk kota. Apalagi digunakan untuk wisata religi bagi mereka yang beribadah di vihara.

Sebagai tempat peribadatan, vihara di Kalimantan barat ini memang begitu terjaga. Ada banyak keunikan dan masing – masing tentu berbeda. Seperi misalnya Vihara Panca Dharma Bukit Kelam dan vihara Surga Neraka yang berbeda letaknya serta daya tariknya. Banyak wisatawan yang kagum akan kepedulian warga setempat dalam memlihara vihara – vihara ini.

Tidak hanya di Bukit Kelam namun juga di lain daerah di Kalimantan masih memiliki vihara yang bisa kita kunjungi jika ingin mendapatkan nilai budaya dan banyak pengetahuan lainnya. Bukit kelam memang menyimpan sejuta cerita. Selain bisa menengok Vihara Panca Dharma Bukit Kelam, kita bisa melihat bagaimana bentuk bukit kelam sendiri dari jauh. Berupa batu raksasa yang telah mencuri begitu banyak perhatian dari peneliti dunia. Konon, selain dari legenda atau cerita yang berkembang di masyarakat, Bukit Kelam adalah meteor yang jatuh ke bumi.

error: Content is protected !!