Teluk Hijau : Pantai tersembunyi dengan Pesona alam yang menawan

Select language : enEnglish

Teluk Hijau atau dalam bahasa setempat disebut Greenbay sebenarnya masih merupakan bagian wilayah Taman Nasional Merubetiri. Sejajar dengan Pantai Rejagwesi dan Pantai Sukamade yang terkenal dengan penangkaran penyu. Berkunjung ke Teluk Hijau serasa berada di sebuah tempat terpencil yang jauh dari peradaban. Kamu bisa membayangkan sebuah tempat tersembunyi di tepi pantai yang dikelilingi hutan alami yang masih asri. Sepi dan sejuk. Tebing-tebing menjulang tinggi disekitar lokasi dengan suara gemuruh ombak yang menghantam karang. Teluk Hijau laksana surga kecil yang mempesona. Pantai ini disebut Teluk Hijau karena memang air lautnya berwarna hijau. Warna dari pantulan organisme yang terkandung dalam lautan sehingga memendarkan sinar berwarna kehijauan.

Akses menuju Teluk Hijau

Rute menuju lokasi Teluk Hijau memang cukup susah. Selain jaraknya yang cukup jauh dari kota Banyuwangi, masih ditambah lagi dengan tidak adanya angkutan umum yang langsung menuju lokasi. Atau setidaknya sampai di tempat terdekatlah. Satu-satunya cara mencapai lokasi adalah dengan sewa kendaraan yang bisa kamu peroleh di Banyuwangi. Lokasi Teluk Hijau (Greenbay) sebenarnya searah dengan lokasi Pantai Pulau Merah, Pantai Rejagwesi dan Pantai Sukamade. Sayang rasanya jika rencana liburanmu hanya menuju Teluk Hijau saja tanpa mampir ke tempat-tempat wisata lainnya. Kalau bisa sekali jalan, kenapa harus memilih satu tempat? Dari sisi budget perhitungannya-pun hampir sama.

Dari Banyuwangi, perjalanan pertama yang harus kamu tempuh adalah menuju Pantai Rejagwesi. Jaraknya kurang lebih 90 km atau sekitar 5 jam perjalanan. Setelah sampai di Pantai Rejagwesi, ada 2 alternatif untuk mencapai Teluk Hijau. Yang pertama adalah : Menyeberang dengan menggunakan perahu nelayan dengan tarif Rp 350.000/kapal (Maksimal 10 orang), atau naik ojeg sekitar 3 km dan dilanjutkan dengan berjalan kaki sejauh 2 km. Wisata Teluk Hijau sebenarnya ada di balik salah satu tebing yang berada dalam gugusan bukit di sepanjang Pantai Rejagwesi. Intinya kita cuma muter aja. Tetapi jika ombak di Pantai Rejagwesi terlalu besar, biasanya nelayan enggan mengantar kalian menuju Teluk Hijau. Terlalu beresiko sebab terdapat banyak karang-karang kecil yang bisa menghempaskan kapal mereka. Jika keadaannya demikian, alternatif berikutnya adalah naik Ojeg. Di sekitar Pantai Rejagwesi ada beberapa tukang Ojeg yang mau mengantar kalian menuju pertigaan Teluk Hijau. Tarifnya tawar menawar. Tidak ada harga standart karena memang jarang wisatawan yang menggunakan jasa Ojeg. Biasanya mereka menyewa kendaraan offroad dari Banyuwangi, atau menyewa kendaraan offroad dari Pantai Rejagwesi karena tujuan mereka tidak hanya menuju Teluk Hijau saja tetapi sampai Pantai Sukamade yang jalannya benar-benar offroad membelah hutan alami dan menembus aliran sungai yang cukup dalam.

greenbay

Dari Pantai Rejagwesi kamu akan diantar menuju pertigaan Teluk Hijau. Ntah apa nama pertigaan itu, tetapi semua masyarakat disana tau. Jadi jangan khawatir nyasar ya? Pertigaan ini hanya berupa persimpangan jalan kok. Dan terdapat rambu/tanda di ujung jalan. Kamu akan berjalan kaki dari sini sejauh 2 km. Lumayan. Sebagai awalan adalah jalanan menanjak yang cukup tinggi hahahaha… Ga usah stress, nikmati saja. Kemudian menurun dan menanjak lagi. Begitulah kira-kira. Dan jika cuaca hujan atau sehabis hujan… siap-siap kotor ya? Tapi tidak semua jalan becek dan menanjak kok. Ada juga jalanan landai dan berbatu hehehehe… Tapi semua kesulitan itu akan terbayar ketika kamu sampai tujuan. Teluk Hijau memang pantas untuk diperjuangkan.

Tempat lain yang bisa kamu kunjungi di Banyuwangi adalah berkunjung ke Mangrove Bedul. Di mangrove Bedul kita bisa mengelilingi tumbuhan mangrove yang luas dengan menggunakan perahu. Jangan dikira tumbuhan mangrove ini pendek ya? Disana tumbuhan ini tumbuh tinggi dan lebat sehingga menutup sinar matahari. Siang dan sore tampak seolah tidak begitu berbeda. Ini juga seru walaupun lokasinya memang jauh dari pusat kota. Banyuwangi juga mempunyai savana terbesar di Asia. Berada di Taman Nasional Baluran kamu bisa menikmati suasana afrika dengan satwa liar yang masih banyak hidup dan berkembang secara alami disana. Menarik kan? Jadi gak rugi dong kamu menentukan Banyuwangi sebagai Destinasi Wisata? Bagi kamu yang stay lebih lama, menikmati pesona alam bawah laut Pulau Menjangan bisa dijadikan alternative tujuan wisata. Walau wilayahnya masuk kabupaten Bali barat, namun akses menuju kesana bisa ditempuh melalui Banyuwangi karena masih berada di wilayah perbatasan. Bagi yang hoby fotografi, kamu bisa mengambil sunrise di Kawah Ijen yang merupakan salah satu spot terbaik di Indonesia. Walaupun harus trekking selama kurang lebih 3 jam, spot sunrise di kawasan Kawah Ijen memang sangat luar biasa

Jika kamu ingin travelling ke Banyuwangi kamu bisa menghubungi kami melalui halaman Contact Us

Tiket

Harga tiket masuk Teluk Hijau untuk wisatawan Domestik adalah sebagai berikut :

  • Desa Wisata  Rp. 2000/orang.
  • Tiket Rp. 7.500/orang
  • Mobil  Rp. 10.000,-
  • Motor Rp. 5.000,-

Harga sewa mobil Offroad dari Banyuwangi – Pantai Sukamade berkisar Rp. 1.500.000,- Jadi kamu bisa mengunjungi Pantai Rejagwesi, Teluk Ijo dan Pantai Sukamade dengan satu harga. Tetapi kalau kamu sewa kendaraan offroad dari Rejagwesi, harga sewa berkisar antara Rp 750.000,-

Tips

  • Sebelum menuju Teluk Hijau bawalah air minum secukupnya. Di Teluk Hijau tidak ada warung. Perjalanan trekking naik turun bukit biasanya rawan kehausan. Jadi, siapkanlah perbekalan pribadi tapi jangan terlalu banyak biar ga berat
  • Sebaiknya ambil paket wisata Taman Nasional Merubetiri secara keseluruhan. Meliputi Pantai Rejagwesi, Teluk Hijau (Green bay) dan Pantai Sukamade. Secara budget, biaya yang harus kamu keluarkan tidak berbeda jauh antara menuju 3 tempat dengan 1 tempat wisata.
error: Content is protected !!