Taman Nasional Baluran

Semalam berada di tempat ini seperti menikmati keramaian dalam keheningan. Dalam gelap yang mengaburkan pandangan mata, pada saat itu sebenarnya sekawanan rusa tengah asik merumput di tengah padang rumput yang luas di sekitarmu

Menikmati landscape Taman Nasional Baluran memang mempunyai rasa yang cukup berbeda dibandingkan dengan wisata alam lainnya. Bila di pegunungan kita bisa merasakan kesejukan udara, di pantai kita bisa menikmati desir semilir angin, maka di Taman Nasional Baluran kita bisa menikmati keduanya. Taman Nasional Baluran atau lebih dikenal dengan julukan Africa Van Java adalah kawasan pelestarian alam yang mempunyai ekosistem asli. Dikelola dengan sistem zonasi yang dimanfaatkan untuk tujuan penelitian, ilmu pengetahuan, pendidikan, menunjang budidaya, pariwisata dan rekreasi. Areanya begitu luas. Setidaknya terbagi menjadi 3 bagian besar yaitu Evergreen Forest, Padang Savana Bekol dan Pantai Bama yang lokasinya berada paling ujung.

Sesaat setelah melewati pintu masuk, hal pertama yang langsung terasa adalah gerah, kering dan berdebu. Sepanjang 7 km kedepan adalah jalanan kerikil yang cukup terbuka dan panas. Hutan hijau disebelah kanan dan kiri jalan rasanya tak mampu menahan terik matahari yang begitu menyengat. Oleh karena itulah hutan di Taman Nasional Baluran ini beberapa kali terbakar. Sesampainya di padang savana Bekol yang menjadi tempat favorit bagi para wisatawan keadaanpun sedikit berubah. Hamparan rumput hijau di padang Savana Bekol memang punya sensasi tersendiri. Dengan background gunung yang menjulang tingggi, padang Savana Bekol mempunyai komposisi yang apik sejauh mata memandang. Walaupun suhu udara tetap panas, semilir angin memberi sedikit kesejukan tatkala kita duduk dibawah pohon sambil melihat kawanan rusa yang asik merumput. Sore hari adalah waktu yang tepat. Nuansa senja terlihat sempurna dari tempat ini. Matahari terbenam, langit biru kemerahan, siluet gunung dan hamparan rumput yang luas berada dalam satu frame. Jika beruntung, kawanan rusa yang asik bergerombol bisa dijadikan foreground-nya.

Berbeda lagi kalau kamu berada dipinggiran pantai Bama. Untuk mencapai pantai Bama, kamu akan melewati jalan yang sama sepanjang 3 km. Di pesisir pantai Bama banyak ditumbuhi pohon besar dengan pasir yang putih. Sangat teduh walaupun cuaca panas. Mengunjungi lokasi pantai Bama tidak harus sore, siang maupun pagi. Tergantung keinginanmu saja..

sunrise

Tips berkunjung Ke Taman Nasional Baluran

Jangan dibayangkan bahwa Taman Nasional Baluran adalah sebuah tempat wisata dengan Full Fasilitas ya? Kawasan ini sebenarnya adalah wilayah konservasi. Pemerintah selalu menjaga agar ekosistem asli yang ada di area Taman Nasional ini tidak terkontaminasi oleh hal-hal buruk yang mengakibatkan banyak kerusakan. Salah satunya adalah masalah pembangunan fasilitas. Fasilitas penunjang wisata memang ada, tetapi keberadaannya benar-benar disesuaikan dengan kebutuhan. Pengunjung sengaja diarahkan untuk menikmati wisata edukasi daripada hura-hura. Jadi, bagi kamu yang merasa tempat ini sungguh menyedihkan karena minim fasilitas, sepertinya kamu salah destinasi. Di tempat ini Pemerintah lebih care terhadap lingkungan daripada kepadamu, sob. Maaf ya?

Menginap

Sungguh sayang bila kamu kesini tanpa menikmati suasana malam. Melihat satwa liar yang muncul di malam hari membuat kamu seperti benar-benar ada di dalam hutan belantara. Tanpa signal handphone, tanpa listrik. Menakutkan? Enggak ahh… Justru keheningan malam seperti ini adalah moment terbaik di Taman Nasional Baluran. Gelap memang hadir disekelilingmu, tetapi langit tampak begitu bercahaya dengan sinar bulan dan kerlip bintang. Bukan sedang melow sih, tetapi memang begitulah keadaannya. Kalau kamu menginap di sekitar padang savana Bekol, suasana malam disini begitu indah. Duduk ngobrol menikmati segelas kopi di pinggir jalan tanah didepan penginapan membuat satu jenis kebahagiaan lain yang berbeda. Jangan kaget, titik-titik sinar berkilat di kejauhan sana bukan sebuah kejadian aneh. Itu adalah sekawanan hewan liar yang bergerombol mencari rumput. Mata binatang memang bersinar pada malam hari kan?


Menginap di Taman Nasional Baluran biayanya cukup terjangkau. Berkisar antara Rp. 200.000 – Rp. 400.000 tergantung dari luas kamar. Tapi kendalanya adalah jumlah kamar yang terbatas. Kamu harus booking dulu sebelum memutuskan menginap disana. Ada solusi? Gampang…

Jika kamu ingin travelling ke Banyuwangi, kamu bisa email ke info@colouringindonesia.com atau menggunakan jasa Banyuwangi Personal Guide

Membawa Makanan atau Beli?

Sepengetahuan saya, hanya ada 2 tempat makan di area Taman Nasional Baluran yang luas ini. Satu warung berada di dekat padang Savana Bekol, dan satu lagi berada di pinggir pantai Bama. Keduanya buka mulai jam 9 pagi sampai dengan jam 5 sore. Kalau kamu mau menginap disini, seharusnya kamu mempersiapkan bekal makanan untuk malam hari nanti. Bisa membawa dari luar atau memesan makanan dari kedua warung ini sebelum tutup. Rata-rata pengunjung yang menginap disini memesan makanan di warung sebelum tutup. Termasuk air putih dan minuman ringan lainnya.

Membawa Kamera

Kalau dilihat sekilas, Taman Nasional Baluran mempunyai karakter warna yang senada. Dominasi warna hijau. Tapi jika kita mau detail mengamati, ada banyak spot foto yang bagus untuk diabadikan. Tentunya diluar foto selfie ya? Cobalah untuk lebih santai di tempat ini walau kepanasan. Kamu akan menemukan banyak moment yang memang cantik untuk di foto. Rusa yang lagi berantem, rusa yang lagi kawin, sekawanan monyet dengan berbagai pose, sunset, pohon ditengah savana dengan background gunung dll dsb. Kalau punya lensa tele wajib dibawa ya?

Baju lengan panjang atau bercelana pendek?

Nah kalau yang ini tergantung selera, tujuan dan kenyamanan. Suhu udara di Taman Nasional memang cukup panas di bulan Maret – Agustus. Tetapi rentan waktu itulah yang paling baik untuk berkunjung kesini. Satwa liar yang berada di hutan akan muncul pada periode bulan Maret – Agustus karena persediaan air yang terbatas di dalam hutan. Kalau kamu mengabaikan warna kulit yang menghitam dan memprioritaskan pada gerak tubuh yang bebas, celana pendek, t-shirt dan sepatu/sendal adalah yang pilihan terbaik. Tapi sebaliknya, jika warna kulit menghitam akan ‘menambah’ masalah, sebaiknya pilih jenis pakaian yang lain. Di luar itu, jangan lupa membawa sunglasses ya? Silau gan…

Lokasi dan Akses

Lokasi Taman Nasional Baluran masih termasuk dalam wilayah Kabupaten Situbondo, Jawa timur dan berbatasan (dekat) dengan Kabupaten Banyuwangi. Akses menuju lokasi wisata cukup mudah karena berada di sisi kiri jalan raya propinsi Surabaya – Banyuwangi dan jelas terlihat. Dari arah Surabaya, kamu bisa langsung naik bus umum jurusan Surabaya – Banyuwangi dari terminal Bungurasih dan turun di depan pintu masuk. Mudah khan? Membawa mobil pribadi menyusuri Taman Nasional Baluran memang menjadi pilihan terbaik mengingat areanya yang cukup luas. Tetapi jika memang harus backpacker, sewa jasa ojeg motor juga banyak dijumpai di sekitar lokasi.

Tiket masuk

Harga tiket masuk taman nasional baluran terbilang sangat murah.

Untuk hari Senin – Sabtu

  • Tiket masuk Rp.5000,-/orang
  • Tiket kendaraan Rp.5000,- untuk roda dua
  • Rp.10.000,- untuk kendaraan roda empat

Untuk hari libur

  • Tiket masuk Rp.7500,-/orang
  • Tiket kendaraan Rp.7500,- untuk roda dua
  • Rp.15.000 untuk kendaraan roda empat

Catatan : Tempat wisata Taman Nasional Baluran tutup pada jam 16.00

Share
error: Content is protected !!