Resep Tradisional Cucur Gula Merah Betawi

Siapa yang suka ngemil jajanan tradisional Betawi? Di tengah gempuran makanan-makanan modern, rupanya eksistensi kudapan daerah masih diminati, bahkan semakin sering dicari saat keberadaannya sulit ditemukan. Tidak sedikit penggemar kudapan tertentu yang rela mengeluarkan bujet besar sampai datang ke daerahnya langsung demi mendapatkan jajanan tersebut.

Selain itu, ada satu cara simpel nan cepat yang bisa diterapkan, Jeng: membuat jajanan tradisional sendiri! Salah satu kudapan khas Betawi yang sampai kini digemari adalah cucur gula merah. Siapa pun yang pernah menikmati kue basah ini pasti tak akan melupakan kelembutan adonan dan rasa manisnya yang meleleh di lidah. Tanpa perlu menunggu lama, simak resepnya di bawah ini!

Resep praktis cucur gula merah Betawi

Bahan-bahan utama

  • Air, 300 ml;
  • Tepung beras, 175 gram;
  • Gula merah, 175 gram;
  • Daun pandan, 3 lembar;
  • Minyak goreng secukupnya;
  • Tepung terigu protein sedang, 70 gram;
  • Garam secukupnya.

Langkah-langkah membuat cucur gula merah Betawi

  1. Untuk memulai resep kue cucur, siapkan panci yang ada tutupnya seperti ini dan tuangkan air bersama gula merah dan daun pandan. Rebus sambil mengaduk bahan-bahan tersebut sampai gula merah larut merata dan daun pandan menguarkan aroma khasnya;
  2. Matikan kompor, lalu saring rebusan gula merah untuk menyingkirkan bagian bergerindil. Simpan rebusan tadi dalam wadah terpisah, ya, Jeng. Sisihkan;
  3. Kemudian, campurkan tepung beras, tepung terigu protein, dan garam pada wadah sampai merata. Barengi dengan menuangkan rebusan gula merah sedikit demi sedikit supaya tercampur menyeluruh. Begitu membentuk adonan, diamkan dalam tempat tadi 35 menit;
  4. Sembari menunggu adonan kue, siapkan wajan teflon dan panaskan memakai api sedang. Masukkan minyak dan tunggu sampai mengeluarkan letupan;
  5. Berikutnya, masukkan adonan kue ke dalam minyak panas. Goreng sambil menyirami bagian kue yang tidak terkena minyak, ya. Masak sampai adonan-adonan tersebut berserat;
  6. Tusuk bagian tengah kue menggunakan lidi bersih, lalu putar dalam wajan dan balik dengan spatula. Setelah matang, angkat dan tiriskan. Lakukan pada semua adonan kue sampai habis;
  7. Cucur gula merah Betawi siap dinikmati bersama teh hangat atau kopi pahit!

Tip agar cucur gula merah mengembang dan berserat

Meski mudah, resep kue cucur mempunyai sejumlah aturan yang harus diperhatikan, Jeng. Dengan mengikuti tip-tip ini, kamu diharapkan bisa membuat cucur gula merah yang enak dan tidak melempem.

  • Pastikan adonan bebas gerindil. Seperti beberapa kue basah lainnya, adonan untuk cucur gula merah harus bebas dari bagian-bagian bergerindil. Kamu bisa menggunalan alat seperti mixer untuk mengaduknya selama kurang lebih 5 menit atau whisker/spatula selama 10 menit. Tekstur adonan halus akan membuat cucur tak mudah hancur;
  • Memakai wajan cekung yang tebal. Kebanyakan produsen cucur memakai wajan cekung alih-alih datar karena bentuknya akan mengurangi kemungkinan kue gosong. Selain itu, kue bakal membentuk topi dengan pinggiran kering. Dengan begitu, ukuran cucur yang kamu goreng akan serupa dan konsisten;
  • Takaran minyak untuk menggoreng kue. Cucur biasanya digoreng dengan teknik deep fry, Jeng. Artinya takaran minyak yang dituangkan ke wajan tidak boleh terlalu banyak atau sedikit. Jika dibandingkan dengan wajan serabi, maka satu cucur digoreng dengan 3-4 sendok makan minyak goreng. Pastikan juga adonan kuenya tidak terendam minyak.

Itulah resep jajanan tradisional Betawi yang bisa kamu jajal dirumah. Mudah-mudahan cucur buatanmu berhasil, ya!

error: Content is protected !!