Rekomendasi tempat wisata di Banyuwangi buat para traveler

Bagi para traveler, mengunjungi tempat wisata di Banyuwangi adalah sebuah cerita petualangan seru yang sangat berkesan. Kota yang terletak di ujung paling timur pulau Jawa ini banyak menyimpan keindahan alam tersembunyi yang pantas untuk dibanggakan. Banyuwangi seolah menggambarkan landscape Indonesia secara keseluruhan. Dari dinginnya suasana pegunungan sampai hangatnya sinar mentari di pesisir pantai, semuanya memiliki sudut pandang terbaik yang memanjakan mata. Bagi kamu yang suka meng-explore pariwisata Indonesia, lokasi tempat wisata Banyuwangi berikut ini bisa kamu jadikan referensi untuk destinasi berikutnya

Pantai Sukamade

Pantai Sukamade terkenal dengan penangkaran penyu. Walaupun cukup banyak deretan pantai di sepanjang pesisir pulau jawa, Pantai Sukamade menjadi salah satu lokasi yang dipilih oleh hewan kelompok vertebrata ini untuk berkembang biak. Kamu bisa menyaksikan bagaimana proses penyu-penyu ini mendarat di bibir pantai, kemudian bertelur sampai kembali lagi ke pantai di malam hari. Agar penyu-penyu ini tidak terganggu, para ranger pantai melarang wisatawan untuk menyalakan lampu walau suasananya gelap gulita. Hal menarik lainnya dari Pantai Sukamade adalah masih banyaknya hutan di sekitar lokasi. Ditumbuhi pohon-pohon besar yang rapat dan masih alami. Untuk menuju pantai Sukamade, kamu akan melalui jalanan offroad yang asik. Dari mulai jalan menanjak dan berliku, becek dan berbatu, sampai harus menyeberang sungai dengan kedalaman kurang lebih 1 meter. Benar-benar seperti berpetualang di kawasan yang liar. Di kiri kanan jalan adalah hutan yang masih asli. Oleh karenanya, jika kamu melintasi kawasan ini pada malam hari, kamu akan melihat beberapa satwa liar yang masih banyak ditemukan di sepanjang rute menuju pantai Sukamade. Bagaimana asik khan? Kamu harus menginap disini. Ada banyak pengalaman seru yang bisa kamu dapatkan. Kamu bisa melihat video dan cerita lengkapnya di artikel Menuju Pantai Sukamade Banyuwangi

Pulau Merah

Pulau merah merupakan salah satu lokasi wisata di Banyuwangi yang sedang naik daun. Pesona pantai selatan yang begitu eksotik ini mempunyai moment yang benar-benar memukau tatkala sang surya kembali ke peraduan. Sinar mentari yang berwarna kemerahan saat sore tiba terpantul di atas permukaan air laut dan menjadikan suasana pantai ini berwarna merah secara keseluruhan. Sebuah pulau kecil yang berwujud bongkahan batu karang besar yang terletak tak jauh dari bibir pantai menjadi icon dan perhatian utama diantara gugusan pulau-pulau lain nun jauh disana. Itulah kenapa mereka menyebutnya dengan pantai/pulau merah. Ombak di Pantai Pulau Merah disebut sebagai salah satu yang terbaik di Jawa Timur dan Indonesia sehingga cocok untuk kegiatan surfing. Dengan ketinggian ombak yang bervariasi antara 2 hingga 5 meter kamu bisa belajar surfing bersama para pemandu professional disana. Selain itu, kegiatan lain seperti parasailing dan bermain jetski juga dapat kamu lakukan disini. Bagi yang tidak suka olah raga extreme, bersepeda atau naik perahu nelayan berkeliling pesisir pantai mungkin bisa dijadikan alternatif pilihan untuk sekedar menghabiskan sore sembari menunggu matahari terbenam. Kamu bisa menyimak artikel Pulau Merah, pulau terindah selain Kuta Bali untuk mengetahui cerita selengkapnya.

Pulau Menjangan

Pulau Menjangan adalah tempat terbaik bagi pecinta diving atau snorkeling. Bagaimana tidak, di tempat ini kamu akan benar-benar dimanjakan dengan sebuah pesona alam bawah laut yang indah dengan habitat terumbu karang dan keanekaragaman hayati yang melimpah. Bisa dikatakan, Pulau Menjangan adalah surganya para diver. Kamu bisa menyelam dari kedalaman 3 meter sampai dengan 30 meter. Di beberapa titik bisa mencapai 60 meter, tergantung nyalimu mau memilih yang mana? Dasar laut pulau Menjangan sangat kaya akan spesies barrel sponges dan sea fans dengan ukuran yang sangat besar. Merupakan tempat hidup bagi spesies tuna, gerombolan jackfish, batfish, angelfish, penyu laut, dan juga hiu. Amazing kan? Kamu bisa bertemu ikan Nemo disini. Sebenarnya Lokasi Pulau Menjangan terletak di sebelah utara kawasan Taman Nasional Bali Barat. Tepatnya di Desa Klampok, Kecamatan Grokgak, Kabupaten Buleleng, Bali. Tetapi akses menuju Pulau ini bisa ditempuh dari Grand Watu Dodol yang berada di Banyuwangi. Kalau kamu ingin mencoba snorkeling di Pulau Menjangan kamu bisa melihat video dan artikelnya disini

Jika kamu ingin travelling dan berpetualang ke Banyuwangi kamu bisa Email : info@colouringindonesia.com atau menggunakan jasa Banyuwangi Personal Guide


Taman Nasional baluran

Sebenarnya lokasi Taman Nasional baluran masih termasuk dalam wilayah Kabupaten Situbondo. Berada di sebelah kiri jalan raya provinsi dan berbatasan dengan kabupaten Banyuwangi. Taman Nasional Baluran atau lebih dikenal dengan julukan Africa Van Java adalah kawasan pelestarian alam yang mempunyai ekosistem asli. Dikelola dengan sistem zonasi yang dimanfaatkan untuk tujuan penelitian, ilmu pengetahuan, pendidikan, menunjang budidaya, pariwisata dan rekreasi. Karena areanya yang begitu luas, menikmati landscape Taman Nasional Baluran bisa dilakukan dengan beberapa cara. Setidaknya terbagi menjadi 3 bagian besar yaitu Evergreen Forest, Padang Savana Bekol dan Pantai Bama yang lokasinya berada paling ujung. Menikmati senja di savanna Bekol menjadi andalan bagi para wisatawan yang berkunjung kesini. Dengan background gunung baluran yang menjulang tinggi dengan hamparan rumput hijau yang luas, menjadi spot menarik bagi para fotografer pemburu landscape. Dan yang juga tak kalah menariknya, adalah melihat sunrise di pantai Bama. Kamu bisa bermalam di pantai Bama dengan menyewa losmen yang letaknya di sekitar pantai untuk mendapatkan sunrise. Tak perlu repot karena semua fasilitas telah tersedia.

Kawah Ijen

Kawah ijen Banyuwangi

Kawah ijen adalah salah satu destinasi wisata yang menjadi primadona di Banyuwangi. Panoramanya yang indah dengan sunrise-nya yang begitu memukau menjadi daya tarik bagi para wisatawan lokal dan mancanegara. Lokasi Blue fire yang menjadi icon Kawah Ijen, kamu akan benar-benar melihat Fenomena Alam yang mengesankan. Bagaimana nyala api itu bisa muncul di tengah-tengah area penambangan sulphur. Kadang redup, tetapi seketika kemudian membara. Nyala api biru ini hanya bisa dilihat malam hari atau sampai sebelum matahari terbit kurang lebih jam 5 pagi. Selain itu, melihat sunrise dari puncak Kawah Ijen dengan pesona danau berwarna hijau kebiruan adalah pemandangan elok yang pantang untuk dilewatkan. Rasa lelah setelah berjalan berkilo-kilo akan terbayar lunas dengan apa yang akan kamu dapat sesampainya di Puncak. Gradasi warna biru langit bercampur dengan warna merah sinar mentari tampak memukau dalam pandangan mata. Hawa dingin dan hembusan angin pagi yang mendesis di telinga adalah paduan suara alam yang sungguh menenangkan.

Teluk Hijau (Greenbay)

teluk-ijo

Lokasi Pantai Teluk Hijau atau yang biasa disebut Greenbay masih berada dalam area Taman nasional Merubetiri. Dinamakan Teluk Hijau karena memang air lautnya memancarkan warna kehijauan. Teluk Hijau mempunyai pemandangan yang cukup mempesona. Mengunjungi pantai ini serasa berada dalam sebuah wilayah terasing yang jauh dari peradaban. Bayangkan saja seperti sebuah tempat di tepi pantai yang dikelilingi oleh tebing-tebing tinggi dan pohon besar. Hening dan sepi. Hanya sayup suara angin yang menerpa dedaunan dan deru ombak yang menghempas karang. Begitu damai dan tenang. Cuaca panas khas udara pantai bisa diredam dengan angin sepoi-sepoi yang berhembus sepanjang hari. Jika kamu tidak suka berjemur, kamu bisa duduk-duduk santai dibawah pohon besar yang cukup banyak dijumpai disana. Tak banyak orang datang ke tempat ini karena akses jalan yang cukup menguras tenaga. Jika kamu seorang petualang, seharusnya treking sepanjang 2 km naik turun bukit bukanlah sebuah kendala untuk bisa menikmati indahnya panorama alam Pantai Teluk Hijau (Greenbay)

Ecowisata Mangrove Bedul

mangrove-bedul

Ecowisata Mangrove Bedul merupakan tempat wisata eksotis di Banyuwangi berupa hutan mangrove luas yang masih alami. Selain areanya yang cukup luas, kerapatan tumbuhan mangrove ini seperti menyatu sehingga sinar matahari-pun susah untuk menembusnya. Berhati-hatilah, sebab sekumpulan monyet yang kadang terlalu hiperaktif akan menyambutmu setibanya kamu di tempat ini. Yang paling menarik dari hutan mangrove adalah berwisata menyusuri sungai dengan perahu Gondang-gandung. Dermaga kecil yang telah dibangun baru-baru ini memudahkan wisatawan untuk melangkah menuju tepi sungai tempat perahu disandarkan. Ada beberapa rute yang ditawarkan berdasarkan jarak lokasi yang dituju. Diantaranya adalah mengunjungi pantai kere. Menuju pantai kere membutuhkan waktu 1 jam perjalanan. Sementara untuk ke pantai ngagelan dibutuhkan waktu setengah hari karena jaraknya yang cukup jauh. Untuk mengetahui rute menuju lokasi, harga sewa perahu dan informasi lainnya, kamu bisa membaca artikelnya disini

Share
error: Content is protected !!