Pesona wisata Kawah Ijen Banyuwangi

Select language : enEnglish

Kawasan Wisata Kawah ijen merupakan sebuah danau diatas Gunung Ijen yang terbentuk akibat proses letusan Gunung Ijen yang membuat kawah tersebut dipenuhi air sehingga terbentuk sebuah danau yang sungguh menakjubkan. Yang menarik adalah, lokasi kawah Ijen ini berada di tengah Kaldera yang terluas di Pulau Jawa dengan diameter sepanjang 6 km. Ukuran kawahnya sendiri sekitar 20 km persegi dengan kedalaman 200 meter. Kawah ini terletak di kedalaman lebih dari 300 meter dibawah bibir Kaldera. Selain itu, kandungan asam yang ada pada kawah mendekati angka nol dengan suhu mencapai 200 derajat Celcius. Yang berarti, air kawah cukup untuk meleburkan apa saja bahkan tubuh manusia dalam waktu singkat. Namun tenang saja, selama kamu masih berada dalam jarak yang aman, Kawah Ijen tidak berbahaya. Hanya saja, karena kandungan belerangnya yang sangat tinggi, kamu wajib memakai masker untuk kenyamanan saat bernapas. Suhu udara di sekitar kawah rata-rata 10 derajat. Bahkan di waktu-waktu tertentu bisa mencapai 5 derajat. Cukup dingin. Untuk itu jangan lupa membawa pakaian hangat dan tebal.

Apa saja yang bisa dilakukan di Kawasan Wisata Ijen

Untuk menikmati keindahan Kawah ijen, kamu harus berangkat malam hari dari kota Banyuwangi. Idealnya adalah jam 23.00. Perjalanan akan menempuh jarak kurang lebih 30 km atau sekitar 2 jam perjalanan untuk sampai di Basecamp Paltuding. Rute lengkapnya seperti ini :

Trekking

Dari basecamp area parkir Paltuding, kamu akan berjalan kaki sejauh 3 km menuju bibir kawah. Jalan tanah berpasir dan cukup menanjak. Siapkan fisik dan warming up sebelum memulai pendakian. Jangan lupa membawa senter, baju hangat dan air minum. Meskipun menanjak, jalan tanah berpasir menuju bibir kawah lumayan lebar. Cukup lega untuk jalan berduaan, bertigaan. Santai saja, ada 2 pos pemberhentian jika kamu merasa capek dan lelah. Sepanjang 3 km yang harus kamu lalui ini tidak semuanya menanjak. Ada beberapa titik yang merupakan jalanan datar walaupun gak banyak. Yah… Bonus tipis-tipisla2

Fenomena Kawah Ijen

Fenomena Blue Fire

Setelah berjalan sejauh 3 km atau 2 jam berjalan kaki, kamu akan sampai di bibir kawah. Dari tempat ini bau asap belerang semakin menyengat. Terutama jika angin menuju ke arahmu. Para wisatawan WAJIB memakai masker di lokasi Kawah Ijen. Ini bertujuan untuk meminimalisir sesak nafas karena bau asap belerang yang memang luar biasa. Persewaan masker bisa kamu dapatkan di sini, atau di lokasi area tempat parkir yang merupakan pintu masuk. Biaya sewa Masker Rp. 75.000. Untuk melihat Blue Fire kamu harus turun dari bibir kawah sejauh 800 meter. Jalanannya cukup terjal dan sempit. Jalan bebatuan yang dilewati hanya cukup untuk 1 orang saja. Terkadang kita harus lewat secara bergantian dengan penambang belerang yang akan naik ke atas. Sebaiknya kita kasih kesempatan dulu kepada mereka untuk lewat duluan. Kasihan, mereka harus membawa beban berat di punggungnya untuk naik ke atas

Blue Fire

Di lokasi Blue Fire, kamu akan benar-benar melihat Fenomena Alam yang mengesankan. Bagaimana nyala api itu bisa muncul di tengah-tengah area penambangan sulphur. Kadang redup, tetapi seketika kemudian membara. Nyala api biru ini hanya bisa dilihat malam hari atau sampai sebelum matahari terbit kurang lebih jam 5 pagi

Sunrise di kawah Ijen

Setelah lega bisa melihat Blue Fire, kamu harus naik ke atas lagi melewati jalur yang sama. Lumayan berat sih, karena treknya terjal dan menanjak. Sesampainya di atas, ada dua pilihan. Mau langsung turun ke basecamp, atau melihat sunrise? Rugi banget kalau kamu memutuskan untuk turun ke Basecamp. Masih ada lagi Pesona Exotic Kawah Ijen yang bisa kamu nikmati. Melihat sunrise dari puncak Gunung Ijen dengan pesona danau berwarna hijau kebiruan adalah pemandangan elok yang pantang untuk dilewatkan. Untuk mencapai lokasi ini, kita harus berjalan kaki kembali sejauh kurang lebih 2 km menuju Puncak gunung Ijen. Jalannya cukup mendaki, tetapi kemiringannya tidak seperti jalan dari basecamp menuju lokasi Blue Fire. Rasa lelah setelah berjalan berkilo-kilo akan terbayar lunas dengan apa yang akan kamu dapat sesampainya di Puncak. Pada jam 5.15 atau jam 5.30 pagi, kamu akan melihat sunrise yang menakjubkan dari kawasan puncak Gunung Ijen. Sementara dibawah sana, danau yang berwarna hijau kebiruan nampak jelas terlihat seiring dengan munculnya mentari dari ufuk timur. Gradasi warna biru langit bercampur dengan warna merah sinar mentari tampak memukau dalam pandangan mata. Hawa dingin dan hembusan angin pagi yang mendesis di telinga adalah paduan suara alam yang sungguh menenangkan. Dari balik jaket tebal yang menghangatkan tubuh, bibirmu pasti akan tersenyum merasakan suasana seperti ini. Dijamin! Rasa lelah hanya sebagai pembuka saja. Selebihnya, pesona alam Kawah Ijen akan membuatmu bersyukur

Sunrise kawah Ijen

Hunting Foto

Buat kamu yang hobby foto Landscape, kawah Ijen adalah salah satu spot terbaik untuk lokasi hunting. Selain membidik sunrise dan danau yang berada di puncak Kawah, kamu juga bisa mengambil Fenomena Blue fire yang ada di bawahnya. Jangan lupa membawa tripod ya… Supaya hasil jepretanmu focus dan tajam karena harus memotret dalam suasana gelap dan minim cahaya. Selain Landscape, kegiatan para Penambang belerang di sekitar lokasi Blue fire adalah moment yang bagus untuk diabadikan. Nice story… Expresi wajah serta jenis pekerjaan yang mereka lakukan sungguh terlihat natural dalam Frame kamera

Tempat wisata di Banyuwangi

Banyuwangi adalah sebuah kota yang berada di ujung paling timur Pulau jawa. Bagi kamu yang berasal dari luar Jawa Timur, kamu bisa mengambil penerbangan ke Surabaya, kemudian dilanjutkan dengan perjalanan darat menuju kota Banyuwangi. Sesampainya di Kota Banyuwangi, untuk menuju lokasi wisata yang ada disana, kamu harus melanjutkan perjalanan lagi dengan beberapa alternative transportasi. Jauh ya? Namanya juga Travelling. Perjalanan yang kamu tempuh selama ber jam-jam itu akan diganti dengan belasan Pesona Alam yang tersebar di beberapa wilayah disekitar Banyuwangi, termasuk Kawah Ijen. Tempat lain yang bisa kamu kunjungi adalah Pantai Sukamade untuk melihat proses penyu bertelur di malam hari, serta melepas ribuan tukik di pagi hari. Nuansa pantai sukamade mirip dengan suasana di Mangrove Bedul. Yang membedakan adalah di mangrove Bedul kita bisa mengelilingi tumbuhan mangrove yang luas dengan menggunakan perahu. Jangan dikira tumbuhan mangrove ini pendek ya? Disana tumbuhan ini tumbuh tinggi dan lebat sehingga menutup sinar matahari. Siang dan sore tampak seolah tidak begitu berbeda. Ini juga seru walaupun lokasinya memang jauh dari pusat kota. Kalau ingin belajar surfing dan parasailing, dari pantai sukamade kamu bisa mampir ke Pulau merah yang mempunyai sunrise terbaik. Berdekatan dengan Pantai Sukamade, ada pantai Teluk hijau yang biasa  disebut Green bay. Pantai Teluk Hijau sedikit berbeda dengan pantai lainnya karena air disekitar bibir pantai memang berwarna hijau. Banyuwangi juga mempunyai savana terbesar di Asia. Berada di Taman Nasional Baluran kamu bisa menikmati suasana afrika dengan satwa liar yang masih banyak hidup dan berkembang secara alami disana. Menarik kan? Jadi gak rugi dong kamu menentukan Banyuwangi sebagai Destinasi Wisata? Bagi kamu yang stay lebih lama, menikmati pesona alam bawah laut Pulau Menjangan bisa dijadikan alternative tujuan wisata. Walau wilayahnya masuk kabupaten Bali barat, namun akses menuju kesana bisa ditempuh melalui Banyuwangi karena masih berada di wilayah perbatasan.

Kalau kamu ingin travelling ke Banyuwangi kamu bisa menghubungi Colouring Indonesia melalui halaman Contact Us

Transportasi menuju Lokasi Wisata Kawah Ijen

Dari Kota banyuwangi menuju Basecamp Paltuding, sampai dengan hari ini (Agustus 2016) belum tersedia angkutan umum Langsung. Sehingga ada beberapa alternative pilihan transportasi yang bisa kamu gunakan.

  • Sewa JEEP/TROOPHER

Alternatif pertama adalah menyewa JEEP/TROOPER dari Kota banyuwangi. Atau sewa mobil lain juga bisa. Biayanya sekitar Rp. 600.000 untuk PP, belum termasuk Bensin. Sebaiknya kamu Nego dulu yang sudah termasuk Bensin, sehingga urusannya gak ribet. Katakanlah deal-nya Rp. 700.000. Mungkin harga segitu cukup Fair jika kamu berangkat dengan rombongan 4-5 orang.

  • Ojeg Motor

Bagi yang Jomblo atau sekedar menjadi solo Backpacker jangan sedih ya? Ada kok transportasi murah menuju Paltuding/Kawah Ijen. Seiring kemajuan teknologi, di Banyuwangi sekarang sudah tersedia jasa online yang menawarkan transportasi menuju Paltuding. Rate standart-nya PP Rp. 150.000. Asik khan? Cara pesennya gimana? Googling dwong… Hare gene?

  • Sewa Motor

Nah, kalau yang ini buat kamu yang couple, atau Budget terbatas (Ngirit). Sewa motor di Kota Banyuwangi sudah banyak. Terutama disekitaran terminal bus. Harga sewa motor/hari Rp. 75.000,- Tentunya Bensin ditanggung penyewa.

Harga tiket masuk

Harga tiket masuk Kawah Ijen untuk wisatawan Domestik dikenakan tarif Rp 5.000 (hari biasa) dan Rp 7.500 (Hari libur)

Tips Hiking di Kawah Ijen

  1. Jangan lupa bangun pagi kakaaakk… Supaya kamu gak terburu-buru mengejar sunrise sehingga kamu harus ngos-ngosan sepanjang perjalanan menanjak menuju puncak. Jauh lho? Total panjangnya sekitar 5 km. Gak lucu kan kalau kamu sampai pingsan sebelum berakhir? Idealnya, berangkatlah jam 23.00 dari kota Banyuwangi. Sesuai perhitungan jam, kamu akan punya waktu yang cukup walau dengan banyak istirahat sepanjang perjalanan mendaki.
  2. Bawalah senter atau penerangan lainnya. Membawa baju hangat dan memakai tutup kepala sampai telinga agar badanmu semakin hangat.
  3. Bawalah air minum secukupnya dan gak perlu juga membawa tas besar. Tas kecil saja akan terasa begitu berat jika kamu sudah mendaki.
  4. Jangan memakai celana jeans. Pakailah celana bahan atau celana cargo. Celana jeans, apalagi yang street akan semakin menambah dingin.
  5. Enaknya pakai sepatu ya? Selain melindungi kaki secara sempurna, sepatu juga membuatmu lebih gesit bergerak dibandingkan memakai sandal.
error: Content is protected !!