Jelajah Gua Kidang Kencana

Di balik perbukitan sunyi dan tanah karst yang tertutup vegetasi rapat nan subur, sebuah lorong di perut bumi menyimpan pesona alaminya. Zamrud di barat Jogja itu kembali memberikan kejutan kecil yang tak hanya menyuguhkan keindahan namun juga menantang para petualang

Sejarah penamaan Gua Kidang Kencana berawal dari sebuah cerita tentang pertemuan seorang penggembala dengan seekor rusa. Menurut cerita masyarakat setempat, Mbah Bongsoriyo yang kehilangan kambingnya tak sengaja menemukan hewan piaraannya itu berada di dalam sebuah gua bersama seekor rusa. Sejak itulah gua tempat pertemuan Mbah Bongsoriyo dan si rusa dinamakan Gua Kidang Kencana.

Lokasi dan Akses menuju Gua Kidang Kencana

Pada kenyataannya, cukup sulit bagi saya dan team colouringindonesia untuk menemukan lokasi Gua Kidang Kencana. Sementara hasil pencarian di Google sebelum berangkat tidak banyak membantu. Team yang terdiri dari 2 orang warga asli Yogyakarta dan saya sendiri yang berasal dari luar kota merasa kebingungan dengan direction yang kami dapat dari Google maupun dari hasil tanya sana-sini. Untuk memudahkan kamu yang ingin berpetualang ke Gua Kidang Kencana, berikut Informasi lengkapnya :

Goa Kidang Kencana terletak di Dusun Sabrang Kidul, Purwosari, Girimulyo, Kulonprogo. Ada banyak jalan jika ingin kesana tapi yang paling mudah ada dua jalur yaitu dari Jalan Godean/Yogyakarta dan dari Wates. Jika dari arah Yogyakarta kota, kita dapat menuju perempatan Ring Road Demak Ijo, kemudian mengambil arah Godean, lalu lurus saja ke barat. Ketemu perempatan Kenteng Nanggulan, lurus lagi ke barat. Pertigaan Watumurah lurus ke bawah menuju arah Jatimluyo lalu ikuti jalan aspal (sampai disini pastikan arahmu benar ya). Setelah itu menuju Pertigaan Gendu ambil arah ke kanan sehinga akan terlihat Pasar Jonggrangan. Lalu pertigaan MTsN Jatimulyo belok kanan, dan setelah itu, ikuti jalan aspal sekitar 2 km. Sesampainya di Pertigaan Sabrang Kidul, ambilah arah ke kiri. Jika kamu tidak nyasar, maka kurang lebih 100 meter dari tempatmu terdapat lapangan voli di kanan jalan pas jalanan menanjak. Di kiri jalan terdapat rumah Bapak Kepala Desa. Kemudian beloklah ke kanan, atau disamping lapangan Voli. Ikuti jalan tersebut sampai ketemu pertigaan, belok ke kiri. Nah sampai disitu silakan tanya, Goa Kidang Kencana sudah sangat dekat.

Melihat betapa rumitnya arah jalan yang harus dilalui serta minimnya ketersediaan rambu-rambu, memang sangat menyulitkan bagi para wisatawan untuk sampai ke tempat ini. Tidak mengherankan jika banyak juga orang asli daerah yang kurang paham akan lokasi ini. Terbukti dari beberapa kali bertanya, jawabannya antara tidak tau, atau malah memberikan arah yang salah.

Gambaran Seputar Lokasi

Setelah melalui jalan yang cukup rumit, akhirnya kamu akan tiba di tempat pemberhentian akhir. Sebuah area parkir kendaraan yang sebenarnya masih termasuk halaman depan rumah salah seorang warga. Tidak terlalu besar, mungkin hanya muat maksimal 6 mobil. Dari tempat parkir inilah kamu akan berjalan kaki sejauh 400 m untuk mencapai mulut gua. Jalanan memang sedikit menanjak. Tapi meski demikian, tidak perlu khawatir licin/terpeleset karena semuanya sudah di semen rapi

Hutan karet gua Kidang Kencana

Setiba di lokasi, pemandu akan menyediakan sepatu karet, senter, helm serta rompi dengan lisban berlapis fosfor yang akan menyala di tempat gelap. Ini adalah peralatan standart yang memang harus kalian kenakan. Jangan cerewet, pakai saja! Fungsi lebih penting daripada gaya. Mulut Gua Kidang Kencana tidak terlalu besar. Hanya berdiameter kurang lebih 2 meter dengan kondisi yang curam dan gelap. Petualangan seru menyusuri perut bumi pun dimulai ketika memasuki sebuah lubang dengan penerangan seadanya

Mulut Gua Kidang Kencana

Gua Kidang Kencana memang masih asri dan stalakmitnya juga masih aktif. Hanya dengan bantuan cahaya yang berasal dari head lamp, kami pun mulai berjalan mengikuti aliran sungai kecil, menyusuri gua bersama seorang pemandu yang masih keturunan Mbah Bongsoriyo. Gua ini memang benar-benar gelap. Hal pertama yang kami rasakan adalah dingin dan lembab. Hening dan Sunyi. Hanya gemercik suara air yang kami dengar. Horor? Lumayan… Dan semakin deg-degan ketika tiba-tiba beberapa kelelawar lewat di atas kepala.

Petualangan adalah menepis rasa takut, horror yang selalu melekat dalam diri. Buktikan dan jalani. Asal berhati-hati, semuanya akan baik-baik saja kok

Gua Kidang Kencana mempunyai lorong sepanjang 500 meter. Tak ada lampu penerangan atau jalanan cor semen yang memudahkan kita untuk mengeksplorasi keelokan hasil fenomena endokarst di dinding gua. Bahkan tak jarang kamu harus berjalan jongkok atau merangkak jika lubang di perut bumi ini semakin menyempit. Lorong gua yang bisa menembus bagian di balik bukit ini memang dibiarkan alami tanpa ada perubahan sedikit pun. Perhatikan bagian atas dan perhatikan bagian bawah. Arahkan senter ke semua bagian lorong Gua sebelum kakimu melangkah. Sepanjang 100m awal, kamu akan melewati rute yang sempit, rendah atau keduanya. Terjal dan licin. Bagi yang bertubuh pendek, itu adalah anugrah. Sebab kamu akan lebih mudah melewatinya daripada yang bertubuh tinggi

Jelajah Gua Kidang Kencana

Tapi tidak semua lorong gua sempit. Proses karstifikasi oleh aktivitas air tanah dan air hujan ribuan tahun silam di Gua Kidang Kencana juga menyisakan ruang gua yang lebih lapang, dengan bentukan-bentukan alami berupa ornamen-ornamen dan ukiran unik di dinding gua. Cobalah berhenti sejenak di tempat ini. Duduklah di salah satu batu dan kemudian mendongaklah ke atas. Arahkan senter kepada langit-langit. Kamu akan benar-benar mengaguminya. Seluruh ornamen di Gua Kidang Kencana ini akan menambah kekayaan fenomena geologis di Kulon Progo yang senantiasa membuat para penikmatnya berdecak kagum seperti kami

Kalau kamu ingin menjelajah Gua Kidang Kencana tapi masih bingung, kamu bisa menghubungi mas Uun di (+62) 812 2783 0006 atau melihat halaman ini

Tips berpetualang di Gua Kidang Kencana

  1. Jangan membawa barang apapun kecuali senter. Rute yang akan kamu lewati benar-benar penuh tantangan dan butuh konsentrasi serta keseimbangan
  2. Jika membawa kamera, bawalah drybox atau kantong yang anti air
  3. Sepanjang rute perjalanan adalah daerah basah. Siapkan baju ganti yang bisa dititipkan di tempat penyewaan peralatan caving
  4. Gua Kidang Kencana mempunyai panjang lorong sekitar 500m. Di ujung sebelah sana memang ada jalan keluar. Tetapi yang harus diperhatikan, semakin kedalam, rute yang harus dilalui akan semakin sulit. Jangan memaksa jika badanmu lelah. Lebih baik kembali ke titik awal, karena jalan pulang sama sulitnya dengan jalan terus
Tiket masuk

Domestik Rp. 20.000 – 25.000 (Agustus 2016)

Tidak ada nominal pasti karena memang belum ada tiketnya

Sudah termasuk fasilitas peminjaman Sepatu karet, Senter, Helm dan Rompi

Share
error: Content is protected !!