Cave Tubing Kalisuci : Menyusuri sungai bawah tanah

Beberapa orang bertanya, apa sih cave tubing? Petualangan Cave tubing Kalisuci sebenarnya adalah kegiatan menyusuri sungai yang melintasi lereng karst dengan menggunakan ban. Kabupaten Gunungkidul sudah sejak lama dikenal sebagai daerah tandus dan kering karena secara topografi hampir semua wilayahnya terdiri dari perbukitan kapur atau yang lebih dikenal sebagai karst. Saat musim kemarau, pemandangan yang hijau segar secara dramatis akan berubah menjadi coklat dan kusam karena semua tanaman layu. Namun, di balik perbukitan yang tandus ini Gunungkidul memiliki jutaan obyek wisata potensial yang jarang ditemukan di tempat lain. Salah satu diantaranya adalah gua yang indah yang terletak di bawah bumi dengan sungai mengalir di dalamnya.

Kalisuci adalah nama sebuah sungai. Sedangkan cave tubing kalisuci sendiri adalah gabungan 2 kegiatan dalam sebuah petualangan yaitu Rafting dan Caving. Jika Rafting biasanya menggunakan perahu karet, ditempat ini kamu menggunakan ban dalam yang sedikit dimodifikasi. Rute yang dilalui-pun cukup berbeda. Kamu akan diajak untuk menyusuri aliran sungai Kalisuci yang berada di alam terbuka sampai masuk ke dalam perut bumi yang gelap dengan tebing yang menjulang tinggi di kanan kiri. Ini adalah petualangan yang cukup seru. Patut untuk dicoba dan menambah pengalaman. Setelah menggunakan helm, pelampung serta pelindung lutut dan siku kita akan berjalan melewati hutan jati untuk menuju titik awal. Aliran sungai yang berkelok-kelok bisa terlihat jelas dari atas tebing. Air sungai yang berwarna kebiruan tampak kontras dengan tanah disekitarnya yang berwarna coklat dan batuan kapur. Jeram di sungai Kalisuci ini tidak terlalu besar sehingga aman bagi seorang pemula sekalipun. Terkadang kita juga harus mendayung menggunakan tangan agar ban bisa bergerak. Sedangkan di tempat berbatu dengan aliran yang cepat, ban akan berputar-putar mengikuti arus

cave-tubing-kalisuci

Yang menarik dari petualangan ini adalah ketika kamu harus masuk ke dalam gua. Sinar matahari menghilang dan situasi berubah menjadi gelap. Satu-satunya cahaya hanya berasal dari headlamp para ranger. Dalam keremangan itu kamu akan melihat Stalaktit yang membentuk sebuah ornamen yang indah di atas sana. Beberapa kelelawar akan melintas diatas kepala. Suasana yang hening dan air sungai yang dingin ini sungguh membuat suasana menjadi sejuk sekaligus takjub

Lokasi

Kalisuci terletak di Desa Pacarejo, Kecamatan Semanu, Gunungkidul, Yogyakarta. Sekitar 60 km dari Kota Yogyakarta.

Akses menuju Lokasi

Sebenarnya untuk menuju lokasi cave tubing Kalisuci aksesnya cukup mudah. Rata-rata jalan menuju kesana sudah di aspal walau bukan hotmix. Yang susah adalah moda Transportasi-nya. Kalau kamu Backpacker, sewa motor dari kota Yogyakarta adalah alternative terbaik. Obyek wisata Cave Tubing kalisuci bisa ditempuh dalam waktu 1,5 – 2 jam dari kota Yogyakarta. Secara garis besar, rute yang pertama kali ditempuh adalah menuju Wonosari. Setelah sampai di alun-alun Wonosari, ambil jalan lurus menuju Semanu. Kamu akan menemukan sebuah pertigaan di dekat jembatan jingkrak. Gunakan Penduduk Setempat (GPS) bila takut kesasar. Belok ke kanan di pertigaan ini. Basecamp Cave Tubing kalisuci hanya berjarak 500 meter dari pertigaan. Mudah kan?


Kalau kamu berencana liburan ke Yogyakarta kamu bisa Email : info@colouringindonesia.com atau menggunakan jasa Yogyakarta Personal Guide

Ticket

Biaya Cave Tubing Kalisuci Rp. 70.000/orang sudah termasuk sewa peralatan seperti Ban, Live vest, Helm, Pelindung siku dan lutut serta Guide.

Catatan :

  1. Minimal adalah 5 peserta per kelompok. Dibawah jumlah itu kamu akan dikenai tiket untuk 5 orang.
  2. Sebelum memutuskan untuk berpetualang di Cave Tubing Kalisuci, kamu harus melakukan booking terlebih dahulu. Maksimal per hari dibatasi hanya 250 orang. Dan jika cuaca hujan deras, maka semua kegiatan akan dihentikan karena cukup beresiko.

Tips

  • Bawalah baju ganti dan perlengkapan mandi. Petualangan di cave tubing kalisuci seluruhnya adalah area basah. Tidak mungkin kamu bisa menghindar karena memang jalur yang dilalui adalah sungai. Mikir!
  • Kalau memungkinkan pakailah celana pendek dan hindari celana jeans. Sungguh teramat sangat susah bergerak di dalam air jika kamu memakai celana jeans. Betul?
  • Pakailah alas kaki. Sandal adalah pilihan terbaik. Karena tanpa alas kaki, rasanya memang kurang nyaman karena bebatuannya cukup tajam di beberapa bagian.
  • Bawalah kamera. Background di sepanjang rute yang kamu lalui cukup membuatmu kece dalam frame foto. Tapi yang perlu diingat, bawalah drybag atau cover untuk melindungi kameramu dari air.
Share
error: Content is protected !!